Skip to main content

Hukum Membatalkan Puasa Ramadhan secara Sengaja

Hukum Membatalkan Puasa Ramadhan secara Sengaja hingga Manfaat Melaksanakan Puasa Qada

Sumber: Ramadhan Tempo.co

Berakhirnya Ramadan bukan berarti momen puasa ikut berakhir juga, jangan lupa pada ketentuan hukum membatalkan puasa Ramadhan secara sengaja. Bagi muslim yang sempat batal, karena suatu hal atau tanpa uzur, perlu membayar atau mengganti puasanya tersebut, berikut selengkapnya. 

Hukum Batal Puasa secara Sengaja

Sumber: Halodoc

Untuk diketahui, terdapat beberapa jenis hukum membatalkan puasa Ramadhan secara sengaja. Di antaranya, wajib sehingga tidak menjadi dosa ketika ditinggalkan. 

Kemudian, boleh demi keselamatan dan kesehatan, dosa karena meninggalkan kewajiban, serta diampuni karena di luar pengetahuan. 

Baca juga: Resepsi Pernikahan New Normal, Bagaimana Prosesnya?

Wajib dan Tidak Menjadi Dosa


Sumber: Detikcom

Hukum yang pertama menyebutkan bahwa puasa wajib dibatalkan, ini berlaku bagi perempuan yang sedang dalam masa nifas atau haid. Tidak puasanya seorang wanita haid, tidak menjadi dosa, tetapi tetap harus diganti dengan qada di lain waktu. 

Boleh untuk Keselamatan

Sumber: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Disebutkan sebelumnya bahwa hukum membatalkan puasa Ramadhan secara sengaja menjadi dibolehkan ketika diniatkan untuk keselamatan dan kesehatan. Ini berlaku bagi perempuan yang memiliki bayi dan takut dirinya sakit. 

Jika kasusnya seperti itu, perempuan tersebut wajib mengqada puasanya. Serupa dengan itu, orang yang sakit atau sedang dalam perjalanan jauh juga diperbolehkan membatalkan puasa dan menggantinya ketika mampu. 

Maksudnya, saat sehat dan bermukim. Sementara itu, saat perempuan yang memiliki bayi batal puasa karena takut anaknya sakit maka kewajibannya tidak hanya qada. 

Akan tetapi, perempuan tersebut juga harus membayar fidyah, demi kesehatan, orang yang sudah berusia lanjut juga diperbolehkan membatalkan puasanya. Untuk menggantinya, dapat dengan membayar fidyah saja. 

Dosa karena Meninggalkan Kewajiban

Sumber: CNN Indonesia

Berikutnya, batal puasa bisa menjadi dosa apabila seseorang menyengaja membatalkan puasa tanpa alasan atau uzur apa pun. Baginya, adalah kewajiban qada di lain waktu. 

Tidak Dosa dan Tidak Perlu Menggantinya

Sumber: Orami

Hukum satu ini berlaku untuk orang-orang yang belum akil baligh dan tidak berakal, seperti ODGJ yang benar-benar dinyatakan demikian. Bukan sekadar pura-pura gila. 

Manfaat Adanya Hukum Batal Puasa

Sumber: Kabar24

Untuk diketahui, selain sebagai bentuk keringanan terhadap wajibnya berpuasa, membatalkan puasa Ramadan dalam keadaan tertentu juga bermanfaat bagi kesehatan. Contohnya, pada orang yang sakit. 

Ketika sedang sakit, tubuh akan kekurangan gizi sehingga lemas dan berpuasa bisa jadi bukan hal baik untuk dilakukan. Kecuali jika jenis penyakitnya bukan penyakit keras atau justru sangat dianjurkan untuk berpuasa. 

Selain itu, manfaat diwajibkan batal puasa juga bisa dirasakan wanita haid atau nifas. Seperti diketahui, pada masa itu, perempuan akan kehilangan banyak darah sehingga zat besinya berkurang. 

Oleh karenanya, diwajibkan untuk tidak berpuasa, sebab jika memaksakan bisa menjadi madarat. Selain itu, ada manfaat lain yang bisa didapatkan ketika membatalkan puasa Ramadan dan menggantinya di luar Ramadan, simak di poin berikutnya. 

Manfaat Melaksanakan Qada

Sumber: JPNN.com

Seperti puasa di bulan Ramadan, saum di luar bulan itu juga sangat baik untuk kesehatan, mulai dari jantung, ginjal, imunitas, fungsi otak, tulang, mencegah gula darah, dan lain sebagainya. Selain itu, melaksanakan puasa qada akan menjadi momen latihan untuk berpuasa sebulan penuh di Ramadan berikutnya. 

Nah, demikianlah ulasan mengenai hukum membatalkan puasa Ramadhan secara sengaja serta manfaat adanya hukum tersebut. Meski puasa wajib, jika situasinya tidak memungkinkan, boleh memanfaatkan hukum batal puasa sebagai keringanan dari Allah swt.

Baca juga: 3 Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Offline dan Online

Comments

Popular posts from this blog

6 Produk Skincare Dasar Ini Wajib Dimiliki Para Remaja Pemula, Yuk Kepoin !

diversitybeautiful.com - Para remaja harus benar benar selektif dalam memilih produk produk skincare yang akan dipakainya. Karena tidak semua produk skincare itu dirancang khusus cocok dipakai pada kulit remaja. Tidak sedikit remaja yang merasa bimbang dalam memilih produk skincare yang akan cocok dengan jenis kulit yang mereka miliki. Karena adanya beberapa produk skincare yang memang dirangcang khusus hanya untuk jenis kulit berminyak, kering, serta berjerawat. Tentunya melakukan perawatan kulit wajah itu harus dimulai sejak dini. Hal ini penting dilakukan supaya nanti kulit wajah mereka tidak akan mengalami masalah dikemudian hari.  Jika kamu seorag remaja yang berencana baru akan memakai produk skin care untuk pertama kalinya, maka sebaiknya jangan menggunakan banyak produk skincare dulu. Cobalah memakai produk yang memang benar benar dibutuhkan kulit wajahmu. Berikut dibawah ini beberapa produk skincare dasar yang wajib dimiliki para remaja pemula, diantaranya yaitu :  1. Facial W

Pentingnya Mengajarkan Hadist Tentang Kebersihan Kepada Anak Sejak Dini

Segala sesuatu yang diajarkan sejak kecil biasanya akan menjadikan kebiasaan hingga dewasa. Seperti halnya mengajarakan kepada anak untuk menjaga kebersihan sesuai dengan hadist tentang kebersihan ala Rasulullah SAW.  Mengajarkan anak sedari dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan merupakan kewajiban orang tua.  Dalam Islam, seorang muslim wajib menjaga kebersihannya.  Allah sangat menyukai hal-hal yang suci. Mulai dari lingkungan atau tempat yang suci, badan yang suci hingga tubuh yang sehat dan selalu menjaga penampilan.  Mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan bisa menumbuhkan pola pikir dan membentuk karakter menjadi seseorang yang bertanggung jawab. Lantas, bagaimana caranya mengajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan? Salah satunya yaitu mengajarkan hadist Rasulullah SAW tentang kebersihan. Mengajarkan Hadist Kebersihan Sejak Dini Kebersihan adalah Sebagian dari Iman Cara pertama mengajarkan anak hadist tentang menjaga kebersihan yaitu dengan memberikan pengetahuan ba

Program Kartu Prakerja Gelombang 16 Dibuka Kamis (25/3), Begini Cara Daftarnya

Pelaksana Program Kartu Prakerja mengatakan bahwa penerimaan peserta Program Kartu Prakerja Gelombang 16 dengan kuota 300 ribu orang telah dibuka pada Kamis (25/3) siang.  Louisa Tuhatu selaku Head of Communication PMO Kartu Prakerja berujar bahwa gelombang 16 dibuka pada Kamis (25/3) siang jam 12.00 WIB dengan kuota 300.000. Dengan begitu genaplah target mereka untuk merekrut 2,7 juta di semester I tahun 2021. Sedangkan, soal jadwal penutupannya akan segera dikomunikasikan.  Berikut dibawah ini fakta fakta menarik seputar Program Kartu Prakerja Gelombang 16, diantaranya yaitu : Kartu Prakerja Akan Diberikan Kepada 2,7 Juta Orang Sampai Semester I 2021 Sebelumnya, pemerintah menargetkan Kartu Prakerja akan diberikan kepada sebanyak 2,7 juta orang sampai dengan semester I pada 2021 dengan anggaran sebesar Rp. 10 triliun. Pemerintah menargetkan 2,7 peserta Kartu Prakerja tersebut akan dapat dicapai pada bulan Maret 2021.  Setiap Peserta Akan Mendapatkan Bantuan Senilai Rp. 3.550.000 Prog